Berbagai Tips Melatih Social Skills

Banyak dari kita masih menyalahkan kepribadian introver yang melekat pada diri seseorang sebagai alasan ketidakmampuan mereka berkomunikasi dengan orang baru. Padahal, ketidakmampuan itu bukan karena mereka introver, bisa jadi itu karena mereka belum mempunyai “Social Skills” yang baik. Nah, yang perlu kita ingat adalah semua skill itu bisa dilatih. Asalkan ada kemauan yang kuat dan didukung praktik rutin secara terus-menerus, bukan tidak mungkin loh kita akan menguasai skill tersebut.

Tips 1.

Atur Postur Tubuh dengan Baik

Kita bisa menggunakan “Open Body Language”. Kurang lebih maksudnya adalah kita mau terbuka untuk orang lain. Penerimaan, keberpihakan, dan sikap positif mungkin akan diberikan ketika seseorang terbuka kepada kita dan kita juga terbuka untuk mereka. 

Hal ini akan menunjukkan bahwa kita tertarik berinteraksi dengan mereka dan menstimulasi otak agar lebih percaya diri.

Contoh:

-Jangan melipat kedua tangan. (Hal ini membuatmu terkesan sedang membatasi diri)

-Berdiri dengan tegak. (Jangan menunduk karena akan menstimulasi otak untuk cenderung lebih tidak percaya diri.

-Berdiri mengarah lawan bicara.

-Senyum. (Ini memberikan kesan ramah. Sehingga orang senang dengan kita)

Tips 2.

Santai Saja Bahkan Ketika Sedang Canggung

Merasa takut dan canggung itu wajar saja, apalagi ketika baru saja mencoba untuk melatih kemampuan social skillsnya.

Tipsnya adalah ketika memang ternyata kondisinya berujung pada rasa canggung. Beranikan diri untuk mengatakan “Hahaha, sorry ya aku itu nggak terbiasa ngomong dengan orang lain, kadang suka merasa bingung mau ngomong apa”

Kalau kita berani untuk mengatakannya, percaya deh kita tidak akan takut lagi merasa canggung. Tapi dengan catatan, kita harus mencari topik yang lain untuk menyambung obrolan.

Tips 3.

Bertanya dengan Pertanyaan Open Ended

Tanyalah dengan pertanyaan yang nantinya kita akan mendapatkan jawaban yang luas. Pertanyaan open-ended ini cocok untuk mencari tahu lebih dalam mengenai suatu hal. Jadi, jangan tanyakan pertanyaan-pertanyaan yang bisa dijawab hanya dengan “iya” atau “tidak”.

Kita bisa mulai dengan kalimat “Menurut kamu….”

Ini bisa membuat orang yang sedang kita ajak bicara menjawab dengan pendapat pribadinya dan juga disertai alasannya. Dengan berkembangnya jawaban mereka ini, kita jadi berkemungkinan memiliki bahan untuk dibahas lagi.

Tips 4.

Jadilah Pendengar yang Baik

Ketika kita sudah memberikan pertanyaan kepada mereka, langkah selanjutnya adalah kita menjadi pendengar yang baik. Jangan sampai ketika ketika bercerita dan teman kita mendengarkan dengan baik, tapi ketika teman kita bercerita kita tidak menjadi pendengar yang baik. Orang juga akan kesal jika kita bertanya, tapi tidak mendengarkan.

Beberapa tips supaya orang lain merasa didengarkan:

  • Menghadap ke lawan bicaramu
  • Tatap matanya, jangan terlalu sering mengubah-ubah pandanganmu
  • Mengangguk
  • Jangan menyela dan malah menceritakan pengalamanmu

Tips 5.

Berikan Pendapat Tentang Cerita Mereka

Jika kita terlalu banyak bertanya tanpa memberikan tanggapan, bisa menyebabkan rasa menyebalkan bagi lawan bicara. Hal ini bisa membuat mereka merasa berbicara dengan robot. Kamu bisa memulai dengan memberi apresiasi atas pendapatnya, kemudian berikan sedikit tanggapan dari kita. Sesekali kita bisa menceritakan pengalaman kita yang sesuai dengan topik pembicaraan. Tapi ingat, jangan memberikan kesan kalau pengalamanmu lebih baik.

Source: intrvrt.me

Leave a Comment